Berita Motogp Terbaru - Petrucci belum menyerah soal masuk ke tim pabrikan pada MotoGP 2019.

Liputan6.com, Jakarta - Petualangan Danilo Petrucci, pembalap tim satelit Ducati (Pramac Racing), hampir pasti berakhir usai MotoGP 2018. Pasalnya, kontraknya bersama Pramac Racing hanya berlaku hingga musim ini. Mereka juga sudah menemukan penggantinya.

Petrucci sendiri sudah menjadi pembalap Pramac Racing sejak MotoGP 2015. Selama tiga musim, banyak momen indah yang dilewati pembalap asal Italia tersebut. Dan MotoGP 2017 menjadi musim terbaik Petrucci bersama Pramac Racing.

Baca juga:

MotoGP: Ducati Diprediksi Masih di Bawah Honda

MotoGP: Ducati Tutup Pintu untuk Johann Zarco

3 Alasan Dovizioso Terkejut dengan Performa Motor Baru Ducati

Meski lima kali gagal finis, Petrucci mampu mengumpulkan empat podium sepanjang musim lalu. Rinciannya adalah urutan ketiga di Italia, runner-up di Belanda, runner-up di San Marino, dan urutan ketiga di Jepang.

Tren positif itu membuat Petrucci finis di urutan kedelapan klasemen akhir musim MotoGP 2017. Itu adalah posisi terbaik pembalap berusia 27 tahun tersebut sejak memulai petualangan di kelas MotoGP pada musim 2012.

Karenanya, cukup mengejutkan saat Ducati mengumumkan Francesco Bagnaia sudah mereka kontrak untuk menjadi pembalap Pramac Racing mulai musim 2019. Meski begitu, Petrucci tak merasa putus asa meski terancam terdepak dari Ducati.

 

Tag: san marino, danilo petrucci, ducati